Dalam waktu yang tak lama lagi Apple's Worldwide Developer Conference akan segera digelar. Dan dunia teknologi tak sabar menunggu pengumuman iPhone 4G yang keberadaannya belum dikonfirmasi oleh Apple.
Sudah menjadi tradisi di Apple untuk memulai lini baru dari iPhone pada WWDC terkenal itu biasanya akan membunyikan lonceng kematian pada iPhone versi sebelumnya, yang artinya itu adalah iPhone 3G.
Karena, seperti dilansir melalui TechTree, Kamis (27/5/2010), meskipun dimungkinkan bahwa 3GS dapat dijual bersama dengan 4G, sangat tidak mungkin bahwa Apple akan menjual tiga generasi iPhone bersama-sama.
Oleh karena itu, besar kemungkinan jika di WWDC itu mengumumkan mengenai keberadaan iPhone 4G, maka iPhone 3G akan segera menghilang dari toko Apple.
Seperti diketahui, iPhone 4G ramai menjadi perbincangan orang sejak terbongkarnya purwarupa iPhone 4G sendiri bermula akibat kelalaian karyawan Apple, Gray Powell yang meninggalkan prototipe tersebut di sebuah bar bernuansa Jerman di San Fransisco.
Prototipe iPhone tersebut akhirnya ditemukan oleh seorang blogger bernama Brian Hogan yang kemudian menjualnya kepada Gizmodo senilai USD5.000.
sumber: Okezone.com
Rabu, 26 Mei 2010
NBL Siap Bersaing Dengan Liga Internasional
National Basketball League (NBL) Indonesia secara resmi menggeser posisi Indonesian Basketball League (IBL) sebagai liga profesional tanah air. Apa saja perubahan yang dilakukan PT DBL Indonesia sebagai pengelola untuk membangkitkan liga basket Indonesia?
Selain mengganti nama dan logo sebagai perwujudan slogan "New Season, New Hope", NBL Indonesia juga melakukan perubahan signifikan terhadap jadwal dan jumlah pertandingan. Berkiblat kepada pelaksanaan NBA di Amerika Serikat, NBL memutuskan membagi kompetisi menjadi tiga fase, yakni pramusim (pre-season), musim reguler, serta championship series (playoff), yang akan digulirkan akhir tahun hingga awal tahun selanjutnya.
"Di negara-negara yang memiliki liga basket lebih maju, kompetisi profesional selalu diselenggarakan pada akhir tahun. Eropa, Australia, China dan negara-negara lain kini juga mengadopsi jadwal tersebut," jelas direktur PT DBL Indonesia sekaligus komisaris NBL, Azrul Ananda, pada acara launching NBL di Ballroom Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (25/5/2010) malam.
"Selain itu, kami juga menambah jumlah pertandingan. Jika setiap tim hanya menjalani 18 laga di ajang IBL, kini mereka akan melakoni 27 pertandingan. Dengan jumlah laga yang lebih banyak, tentunya akan lebih memberikan pengalaman bertanding bagi semua tim. Selain itu, penggemar juga mendapat lebih banyak hiburan," lanjutnya.
Pada musim perdana NBL (2010/2011), seluruh klub yang berkompetisi baru akan melakoni musim reguler pada Oktober 2010 dan berakhir Februari 2011. Namun, sebelum itu, NBL bakal menggelar kompetisi pramusim pada Juli 2010. Delapan klub terbaik sepanjang musim reguler akan bertarung di championship series, Maret 2011, demi merengkuh gelar juara melalui sistem gugur.
Azrul berharap, jadwal serta sistem kompetisi yang semakin teratur dapat menarik lebih banyak perhatian penonton. "Kepastian jadwal menjadi faktor penting (untuk menarik minat penonton). Jika sebelumnya jadwal masih belum teratur, kami sekarang memiliki jadwal yang sudah fixed."
Berikut rincian jadwal seluruh seri NBL Indonesia 2010/2011:
Pramusim (7-15 Juli 2010) GOR Bima Sakti, Malang
Seri I (16-24 Oktober 2010) DBL Arena, Surabaya
Seri II (20-28 November 2010) GOR C-Tra Arena*, Bandung
Seri III (11-19 Desember 2010) Sritex Arena, Solo
Seri IV (8-16 Januari 2011) GOR Puma Krida Kerobokan*, Denpasar
Seri V (5-13 Februari 2011) Hall A Senayan, Jakarta
Championship (7-12 Maret 2011) DBL, Arena Surabaya
Selain mengganti nama dan logo sebagai perwujudan slogan "New Season, New Hope", NBL Indonesia juga melakukan perubahan signifikan terhadap jadwal dan jumlah pertandingan. Berkiblat kepada pelaksanaan NBA di Amerika Serikat, NBL memutuskan membagi kompetisi menjadi tiga fase, yakni pramusim (pre-season), musim reguler, serta championship series (playoff), yang akan digulirkan akhir tahun hingga awal tahun selanjutnya.
"Di negara-negara yang memiliki liga basket lebih maju, kompetisi profesional selalu diselenggarakan pada akhir tahun. Eropa, Australia, China dan negara-negara lain kini juga mengadopsi jadwal tersebut," jelas direktur PT DBL Indonesia sekaligus komisaris NBL, Azrul Ananda, pada acara launching NBL di Ballroom Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (25/5/2010) malam.
"Selain itu, kami juga menambah jumlah pertandingan. Jika setiap tim hanya menjalani 18 laga di ajang IBL, kini mereka akan melakoni 27 pertandingan. Dengan jumlah laga yang lebih banyak, tentunya akan lebih memberikan pengalaman bertanding bagi semua tim. Selain itu, penggemar juga mendapat lebih banyak hiburan," lanjutnya.
Pada musim perdana NBL (2010/2011), seluruh klub yang berkompetisi baru akan melakoni musim reguler pada Oktober 2010 dan berakhir Februari 2011. Namun, sebelum itu, NBL bakal menggelar kompetisi pramusim pada Juli 2010. Delapan klub terbaik sepanjang musim reguler akan bertarung di championship series, Maret 2011, demi merengkuh gelar juara melalui sistem gugur.
Azrul berharap, jadwal serta sistem kompetisi yang semakin teratur dapat menarik lebih banyak perhatian penonton. "Kepastian jadwal menjadi faktor penting (untuk menarik minat penonton). Jika sebelumnya jadwal masih belum teratur, kami sekarang memiliki jadwal yang sudah fixed."
Berikut rincian jadwal seluruh seri NBL Indonesia 2010/2011:
Pramusim (7-15 Juli 2010) GOR Bima Sakti, Malang
Seri I (16-24 Oktober 2010) DBL Arena, Surabaya
Seri II (20-28 November 2010) GOR C-Tra Arena*, Bandung
Seri III (11-19 Desember 2010) Sritex Arena, Solo
Seri IV (8-16 Januari 2011) GOR Puma Krida Kerobokan*, Denpasar
Seri V (5-13 Februari 2011) Hall A Senayan, Jakarta
Championship (7-12 Maret 2011) DBL, Arena Surabaya
53% warga Yogyakarta Perokok
Sebanyak 53 persen warga di Provinsi DI Yogyakarta memiliki angggota keluarga yang merokok. Rokok tersebut rata-rata dihisap per harinya minimal 10 batang.
Hal ini merupakan hasil survey Pusat Kajian Bioetika Fakultas Kedokteran UGM terhadap 2000 responden di 15 kampung di DIY baru-baru ini.
“Sebanyak 88 persen lebih laki-laki merokok dalam rumah yang terdapat wanita dan anak-anak. Minimal empat batang rokok dihisap laki-laki di dalam rumah,” kata Retna Siwi Patmawati peneliti UGM, Kamis (27/5/2010).
Dia menjelaskan, asap rokok yang dibuang di dalam rumah akan tersebar selama 4-6 jam dalam ruangan. Sehingga berdampak merugikan kesehatan anggota keluarga di dalam rumah. Karena partikel rokok menempel di dinding, karpet, dan mainana anak-anak maka anak-anak dan wanita mendapat dampak buruk.
Siwi menambahkan, sebanyak 42 persen anak-anak dan 54 persen wanita terkena asapa rokok yang dihisap suaminya. “Padahal, dari survey tersebut diketahui 74 persen istri tidak suka suaminya merokok, namun 32 persen diantranya mengatakan tidak bisa berbuat-buat apa-apa,” katanya.
Sementara itu peneliti lainnya Yayi Suryo Prabandari mengatakan, 15 RW di Kota Yogyakarta pada tahun ini menjadi pilot project untuk program Rumah Sehat Bebas Rokok seperti Pakuncen, Muja-muju, Gunungketur, Suryowijaan dan lainnya. Program ini digulirkan karena tingginya angka perokok di DIY, baik perokok aktif maupun pasif.
Dalam deklarasi tersebut, kata Yayi, perokok tidak akan merokok di dalam rumah tetapi akan merokok di luar rumah. Selanjutnya tidak akan merokok dalam pertemuan RT/RW dan kegiatan kampung lainnya serta tidak menyediakan asbak di rumah dan setiap pertemuan warga.
“Kita akan menerapkan rumah bebas asap rokok dimana semua RT menandatangani, didukung oleh dinas kesehatan dan FK UGM,” pungkasnya.
Hal ini merupakan hasil survey Pusat Kajian Bioetika Fakultas Kedokteran UGM terhadap 2000 responden di 15 kampung di DIY baru-baru ini.
“Sebanyak 88 persen lebih laki-laki merokok dalam rumah yang terdapat wanita dan anak-anak. Minimal empat batang rokok dihisap laki-laki di dalam rumah,” kata Retna Siwi Patmawati peneliti UGM, Kamis (27/5/2010).
Dia menjelaskan, asap rokok yang dibuang di dalam rumah akan tersebar selama 4-6 jam dalam ruangan. Sehingga berdampak merugikan kesehatan anggota keluarga di dalam rumah. Karena partikel rokok menempel di dinding, karpet, dan mainana anak-anak maka anak-anak dan wanita mendapat dampak buruk.
Siwi menambahkan, sebanyak 42 persen anak-anak dan 54 persen wanita terkena asapa rokok yang dihisap suaminya. “Padahal, dari survey tersebut diketahui 74 persen istri tidak suka suaminya merokok, namun 32 persen diantranya mengatakan tidak bisa berbuat-buat apa-apa,” katanya.
Sementara itu peneliti lainnya Yayi Suryo Prabandari mengatakan, 15 RW di Kota Yogyakarta pada tahun ini menjadi pilot project untuk program Rumah Sehat Bebas Rokok seperti Pakuncen, Muja-muju, Gunungketur, Suryowijaan dan lainnya. Program ini digulirkan karena tingginya angka perokok di DIY, baik perokok aktif maupun pasif.
Dalam deklarasi tersebut, kata Yayi, perokok tidak akan merokok di dalam rumah tetapi akan merokok di luar rumah. Selanjutnya tidak akan merokok dalam pertemuan RT/RW dan kegiatan kampung lainnya serta tidak menyediakan asbak di rumah dan setiap pertemuan warga.
“Kita akan menerapkan rumah bebas asap rokok dimana semua RT menandatangani, didukung oleh dinas kesehatan dan FK UGM,” pungkasnya.
Kepindahan Fabregas
Upaya keras pelatih Arsenal Arsene Wenger untuk mempertahankan Cesc Fabregas tetap di Emirates Stadium dipastikan bakal menemui jalan buntu. Pasalnya, Fabregas telah mantap dengan keputusannya kembali ke Barcelona.
Desa-desus terkait masa depan gelandang timnas Spanyol ini bersama Arsenal memang masih menjadi tanda tanya besar. Kabar terbaru menyebut, The Gunners ingin terus mempertahankan Fabregas. Tapi, sang pemain telah menentukan pilihan bahwa dengan menunjuk Barca sebagai pelabuhan barunya.
Sebagaimana dilaporkan The Express, Rabu (26/5/2010), Fabregas dikabarkan sudah mantap dengan keputusannya kembali ke klub yang sempat dibelanya sejak kanak-kanak. Saking mantapnya, gelandang 23 tahun ini bahkan sudah memberitahu rekan-rekannya bahwa dirinya “yakin 500%” untuk merumput di Camp Nou, musim depan.
Mengetahui kabar tersebut, Wenger yang tak ingin kapten mudanya itu pergi, langsung menghubungi Fabregas untuk memintanya untuk bertahan di Emirates. Sayang, bujuk rayu The Professor tak juga mampu menggoyahkan pendirian Fabregas untuk kembali ke Barca.
Dengan begitu, kini proses transfer Fabregas akan sangat bergantung pada Barcelona yang hingga kini dikabarkan masih terus berbicara dengan kubu Arsenal. Meski belum mendapatkan jawaban, namun kubu Blaugrana dikabarkan cukup optimistis bisa membawa pulang Fabregas guna menambah kekuatan El Barca yang sebelumnya telah lebih dulu merekrut David Villa dari Valencia.
sumber: OkeZone.com
Desa-desus terkait masa depan gelandang timnas Spanyol ini bersama Arsenal memang masih menjadi tanda tanya besar. Kabar terbaru menyebut, The Gunners ingin terus mempertahankan Fabregas. Tapi, sang pemain telah menentukan pilihan bahwa dengan menunjuk Barca sebagai pelabuhan barunya.
Sebagaimana dilaporkan The Express, Rabu (26/5/2010), Fabregas dikabarkan sudah mantap dengan keputusannya kembali ke klub yang sempat dibelanya sejak kanak-kanak. Saking mantapnya, gelandang 23 tahun ini bahkan sudah memberitahu rekan-rekannya bahwa dirinya “yakin 500%” untuk merumput di Camp Nou, musim depan.
Mengetahui kabar tersebut, Wenger yang tak ingin kapten mudanya itu pergi, langsung menghubungi Fabregas untuk memintanya untuk bertahan di Emirates. Sayang, bujuk rayu The Professor tak juga mampu menggoyahkan pendirian Fabregas untuk kembali ke Barca.
Dengan begitu, kini proses transfer Fabregas akan sangat bergantung pada Barcelona yang hingga kini dikabarkan masih terus berbicara dengan kubu Arsenal. Meski belum mendapatkan jawaban, namun kubu Blaugrana dikabarkan cukup optimistis bisa membawa pulang Fabregas guna menambah kekuatan El Barca yang sebelumnya telah lebih dulu merekrut David Villa dari Valencia.
sumber: OkeZone.com
Permasalahan Dalam Warnet
Warnet adalah salah satu jenis usaha yang sekarang ini berkembang pesat. warnet tidak berbeda dengan usaha jenis lain yang tentunya, dalam pengelolaannya pasti terdapat kendala dan problem. Problem sendiri bisa dilihat dari sisi internal atau eksternal, teknis ataupun non teknis akan selalu ada. Berikut ini adalah permasalahan teknsi yang umum terjadi di warnet dimana permasalahan ini tentunya akan mempengaruhi dari income dan perawatan warnet itu sendiri.
Ini adalah beberapa masalah yang terjadi dalam warnet:
Koneksi putus
Putusnya koneksi internet adalah kendala terbesar yang harus ditanggung warnet. Putusnya koneksi internet secara otomatis menurunkan income yang didapat bahkan berpotensi menurunkan jumlah konsumen jika terlalu sering terjadi permasalahan koneksi internet.
Untuk menangani hal diatas, kita lihat permasalahan itu datang dari internal jaringan warnet atau dari ISP. Jika permasalahan karena internal warnet tentunya warnet harus mempunyai teknisi jaringan yang handal sehingga permasalan cepat diselesaikan, jika putusnya dari ISP tentunya kita harus melihat seberapa sigap dan seberapa cepat pihak ISP menyelesaikan permasalahan ini. jika pihak ISP kurang sigap dan putusnya koneksi kerap terjadi, lebih disarankan anda ganti ISP
Listrik PLN Mati/Pemadaman
permasalahan ini adalah permasalahan kedua yang cukup berpengaruh diwarnet. Untuk menghindari kerusakan yang terjadi baik diserver ataupun di client, alangkah baiknya jika Client dan server dipasang backup UPS sehingga ketika listrik Mati server masih tetap hidup dan client masih sempat menyimpan data datanya. Jika dana untuk pembelian UPS terbatas, usahakan minimal pasang UPS untuk server.
Malware (Virus/trojan/worm dkk)
Permasalahan ketiga yang cukup berbahaya adalah Malware. Malware adalah segala jenis sofware yang merusak/memperlambat kerja sistem atau jaringan. Malware ini bisa datang dari mana saja, baik dari internet ataupun dari flashdisk yang dibawa oleh user. Untuk mencegah hal ini terjadi, pasang deepfreeze di masing2 client untuk Drive C:(system) dan bersihkan drive D: secara berkala dan jangan lupa pasang Antivirus yang uptodate. Itu semua jika client berbasis windows. Jika anda menggunakan Linux sebagai client, anda tidak akan menemukan permasalahan diatas. Namun umumnya akan mendapat permasalhan lain. Ketidakbiasaan user menggunakan Linux membuat user kurang nyaman dan kemungkinan menurunkan omzet (maaf, bukan berarti saya mendukung windows, tapi memang itu kenyataan yang terjadi)
Kerusakan Hardware
kerusakan hardware juga merupakan permsalahan yang cukup serius, jika hardware rusak (Misal kipas CPU mati atau kabel jaringan ke client putus otomatis computer yang mengalami kerusakan ini tidak bisa dipakai yang artinya akan mengurangi penghasilan warnet. Solusinya, secepatnya perbaiki kerusakan, apalagi jika kerusakan hardware server. Otomatis seluruh client akan kena dampaknya.
Kerusakan Sofware
kerusakan sofware, umumnya disebabkan oleh virus atau memang karena hardisk sudah sering terjadi bad sector. Namun kerusakan yang murni sofware umumnya mudah ditangani. Misal dengan cloning hardisk atau install ulang.
Yah, saya kira itu dulu, permasalahan teknis yang lain umumnya bisa dimasukan kedalam permasalahan umum diatas, sebagai tambahan, permasalahan, untuk permasalahan nonteknis biasanya berupa masalah keamanan, pungutan liar, pencurian barang2 warnet dan konflik antar Owner dan operator atau sesama operator.
Ini adalah beberapa masalah yang terjadi dalam warnet:
Koneksi putus
Putusnya koneksi internet adalah kendala terbesar yang harus ditanggung warnet. Putusnya koneksi internet secara otomatis menurunkan income yang didapat bahkan berpotensi menurunkan jumlah konsumen jika terlalu sering terjadi permasalahan koneksi internet.
Untuk menangani hal diatas, kita lihat permasalahan itu datang dari internal jaringan warnet atau dari ISP. Jika permasalahan karena internal warnet tentunya warnet harus mempunyai teknisi jaringan yang handal sehingga permasalan cepat diselesaikan, jika putusnya dari ISP tentunya kita harus melihat seberapa sigap dan seberapa cepat pihak ISP menyelesaikan permasalahan ini. jika pihak ISP kurang sigap dan putusnya koneksi kerap terjadi, lebih disarankan anda ganti ISP
Listrik PLN Mati/Pemadaman
permasalahan ini adalah permasalahan kedua yang cukup berpengaruh diwarnet. Untuk menghindari kerusakan yang terjadi baik diserver ataupun di client, alangkah baiknya jika Client dan server dipasang backup UPS sehingga ketika listrik Mati server masih tetap hidup dan client masih sempat menyimpan data datanya. Jika dana untuk pembelian UPS terbatas, usahakan minimal pasang UPS untuk server.
Malware (Virus/trojan/worm dkk)
Permasalahan ketiga yang cukup berbahaya adalah Malware. Malware adalah segala jenis sofware yang merusak/memperlambat kerja sistem atau jaringan. Malware ini bisa datang dari mana saja, baik dari internet ataupun dari flashdisk yang dibawa oleh user. Untuk mencegah hal ini terjadi, pasang deepfreeze di masing2 client untuk Drive C:(system) dan bersihkan drive D: secara berkala dan jangan lupa pasang Antivirus yang uptodate. Itu semua jika client berbasis windows. Jika anda menggunakan Linux sebagai client, anda tidak akan menemukan permasalahan diatas. Namun umumnya akan mendapat permasalhan lain. Ketidakbiasaan user menggunakan Linux membuat user kurang nyaman dan kemungkinan menurunkan omzet (maaf, bukan berarti saya mendukung windows, tapi memang itu kenyataan yang terjadi)
Kerusakan Hardware
kerusakan hardware juga merupakan permsalahan yang cukup serius, jika hardware rusak (Misal kipas CPU mati atau kabel jaringan ke client putus otomatis computer yang mengalami kerusakan ini tidak bisa dipakai yang artinya akan mengurangi penghasilan warnet. Solusinya, secepatnya perbaiki kerusakan, apalagi jika kerusakan hardware server. Otomatis seluruh client akan kena dampaknya.
Kerusakan Sofware
kerusakan sofware, umumnya disebabkan oleh virus atau memang karena hardisk sudah sering terjadi bad sector. Namun kerusakan yang murni sofware umumnya mudah ditangani. Misal dengan cloning hardisk atau install ulang.
Yah, saya kira itu dulu, permasalahan teknis yang lain umumnya bisa dimasukan kedalam permasalahan umum diatas, sebagai tambahan, permasalahan, untuk permasalahan nonteknis biasanya berupa masalah keamanan, pungutan liar, pencurian barang2 warnet dan konflik antar Owner dan operator atau sesama operator.
Jumat, 09 April 2010
Tugas PI Bab 1
BAB I
1.1 Latar belakang
Teknologi informasi sampai dengan saat ini telah berkembang sangat pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi, khususnya dalam perkembangan dunia komputer. Karena hal itu banyak sekali kemudahan-kemudahan yang tercipta dari peningkatan layanan teknologi.
Dahulunya komputer digunakan hanya sebagai alat hitung saja, tetapi karena perkembangannya yang sangat pesat komputer menjadi alat yang multiguna. Komputer banyak dipakai sebagai alat belajar, bisnis, hiburan, dan masih banyak lagi fungsinya. Perkembangan komputer juga mempengaruhi berkembangnya dunia internet. Internet menjadi pasangan yang yang tak bisa dipisahkan oleh komputer.
Layanan internet adalah salah satu kemajuan dari ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi tersebut. Internet sudah menjadi suatu kebutuhan bagi hampir semua orang, dari yang masih kecil sampai orang tua, dari yang tua sampai yang muda semuanya menggunakan internet. Sekarang internet tidak hanya dapat diakses melalui komputer, handphone pun sekarang dapat mengakses internet.
Perkembangan internet di Indonesia juga semakin meningkat. Seiring dengan perkembangannya, maka banyak pula orang yang memanfaatkannya sebagai peluang bisnis. Salah satu dari peluang bisnis tersebut adalah warnet Namun untuk menjalankan bisnis ini memerlukan modal yang tidak sedikit, selain perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) pun sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis ini. Dalam sebuah warnet pun memiliki kendala dalam penjualan jasanya. Awalnya warnet hanya memiliki sistem pembayaran yang manual. Pegawai warnet mencatat pada buku tulis jam berapa user mulai mengunakan komputer dan jam berapa user selesai menggunakan computer dan apa saja yang sudah dipesan oleh user, misalnya minuman. Kemudian pegawai atau operator warnet menghitung total biaya dengan mengalikan tarif awal dengan durasi dan menambahkannya dengan harga minuman yang dipesan. Namun cara tersebut menyebabkan banyak sekali kesalahan yang terjadi pada perhitungan. Terkadang buku catatan tersebut hilang atau mungkin rusak sehingga. Karena itu warnet memerlukan sebuah aplikasi pembayaran.
Contohnya dalam warnet XXX. Warnet ini belum memiliki sebuah aplikasi billing. Di warnet tersebut hanya menggunakan penghitungan secara manual. Cara tesebut ternyata tidak efektif karena banyak transaksi yang tidak tercatat dalam buku sehingga warnet tersebut mengalami kerugian materi.
Oleh karena itu penulis membuat PI yang berjudul “Membuat Aplikasi Billing Warnet menggunakan VB.net dan MS Office Access”. Dalam aplikasi ini penulis menggunakan Ms Office access sebagai database transakasi apa saja yang terjadi dalam warnet tersebut.
1.2 Batasan masalah
Permasalahan dibatasi pada tidak dibuatnya print out dari bukti transaksi, atau struk pembayaran dari server. Aplikasi ini hanya menampilkan total biaya dan durasi penggunaan dalam aplikasi billing.
1.3 Tujuan Penulisan
Membuat aplikasi billing dengan menampilkan form yang terdiri dari durasi yang telah dipakai dan biaya yang harus dikeluarkan oleh klien. Dan juga memudahkan pemilik untuk mengontrol kegiatan pada warnet atau rental komputer khususnya dalam penghitungan biaya.
1.4 Metode Penelitian
Metode yang dipakai dalam pembuatan penulisan ilmiah ini adalah observasi, yaitu dengan mengumpulkan data dan informasi dari beberapa warnet. Tahapan rancangnnya sebagai berikut :
- Membuat form yang terdiri dari beberapa button dan list.
- Memasukan coding pada button.
- Menghubungkan database ke aplikasi billing dengan menggunakan Ms Access.
1.5 Sistematika Penulisan
Penulisan ilmiah ini terbagi dalam 4 bab, yaitu :
BAB I Pendahuluan
Bab ini membahas tentang latar belakang masalah yang menjadi alasan pembuatan penulisan dengan disertai batasan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II Landasan Teori
1.1 Latar belakang
Teknologi informasi sampai dengan saat ini telah berkembang sangat pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi, khususnya dalam perkembangan dunia komputer. Karena hal itu banyak sekali kemudahan-kemudahan yang tercipta dari peningkatan layanan teknologi.
Dahulunya komputer digunakan hanya sebagai alat hitung saja, tetapi karena perkembangannya yang sangat pesat komputer menjadi alat yang multiguna. Komputer banyak dipakai sebagai alat belajar, bisnis, hiburan, dan masih banyak lagi fungsinya. Perkembangan komputer juga mempengaruhi berkembangnya dunia internet. Internet menjadi pasangan yang yang tak bisa dipisahkan oleh komputer.
Layanan internet adalah salah satu kemajuan dari ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi tersebut. Internet sudah menjadi suatu kebutuhan bagi hampir semua orang, dari yang masih kecil sampai orang tua, dari yang tua sampai yang muda semuanya menggunakan internet. Sekarang internet tidak hanya dapat diakses melalui komputer, handphone pun sekarang dapat mengakses internet.
Perkembangan internet di Indonesia juga semakin meningkat. Seiring dengan perkembangannya, maka banyak pula orang yang memanfaatkannya sebagai peluang bisnis. Salah satu dari peluang bisnis tersebut adalah warnet Namun untuk menjalankan bisnis ini memerlukan modal yang tidak sedikit, selain perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) pun sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis ini. Dalam sebuah warnet pun memiliki kendala dalam penjualan jasanya. Awalnya warnet hanya memiliki sistem pembayaran yang manual. Pegawai warnet mencatat pada buku tulis jam berapa user mulai mengunakan komputer dan jam berapa user selesai menggunakan computer dan apa saja yang sudah dipesan oleh user, misalnya minuman. Kemudian pegawai atau operator warnet menghitung total biaya dengan mengalikan tarif awal dengan durasi dan menambahkannya dengan harga minuman yang dipesan. Namun cara tersebut menyebabkan banyak sekali kesalahan yang terjadi pada perhitungan. Terkadang buku catatan tersebut hilang atau mungkin rusak sehingga. Karena itu warnet memerlukan sebuah aplikasi pembayaran.
Contohnya dalam warnet XXX. Warnet ini belum memiliki sebuah aplikasi billing. Di warnet tersebut hanya menggunakan penghitungan secara manual. Cara tesebut ternyata tidak efektif karena banyak transaksi yang tidak tercatat dalam buku sehingga warnet tersebut mengalami kerugian materi.
Oleh karena itu penulis membuat PI yang berjudul “Membuat Aplikasi Billing Warnet menggunakan VB.net dan MS Office Access”. Dalam aplikasi ini penulis menggunakan Ms Office access sebagai database transakasi apa saja yang terjadi dalam warnet tersebut.
1.2 Batasan masalah
Permasalahan dibatasi pada tidak dibuatnya print out dari bukti transaksi, atau struk pembayaran dari server. Aplikasi ini hanya menampilkan total biaya dan durasi penggunaan dalam aplikasi billing.
1.3 Tujuan Penulisan
Membuat aplikasi billing dengan menampilkan form yang terdiri dari durasi yang telah dipakai dan biaya yang harus dikeluarkan oleh klien. Dan juga memudahkan pemilik untuk mengontrol kegiatan pada warnet atau rental komputer khususnya dalam penghitungan biaya.
1.4 Metode Penelitian
Metode yang dipakai dalam pembuatan penulisan ilmiah ini adalah observasi, yaitu dengan mengumpulkan data dan informasi dari beberapa warnet. Tahapan rancangnnya sebagai berikut :
- Membuat form yang terdiri dari beberapa button dan list.
- Memasukan coding pada button.
- Menghubungkan database ke aplikasi billing dengan menggunakan Ms Access.
1.5 Sistematika Penulisan
Penulisan ilmiah ini terbagi dalam 4 bab, yaitu :
BAB I Pendahuluan
Bab ini membahas tentang latar belakang masalah yang menjadi alasan pembuatan penulisan dengan disertai batasan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II Landasan Teori
Minggu, 04 April 2010
BAB 1 Pendahuluan
BAB I
1.1 Latar belakang
Teknologi informasi sampai dengan saat ini telah berkembang sangat pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi, khususnya dalam perkembangan dunia komputer. Karena hal itu banyak sekali kemudahan-kemudahan yang tercipta dari peningkatan layanan teknologi.
Dulunya komputer hanya sebagai alat hitung saja, tetapi karena perkembangannya yang sangat pesat komputer menjadi alat yang multiguna. Komputer banyak dipakai sebagai alat belajar, bisnis, hiburan, dan masih banyak lagi fungsinya. Perkembangan komputer juga mempengaruhi berkembangnya dunia internet. Internet menjadi pasangan yang yang tak bisa dipisahkan oleh komputer.
Layanan internet adalah salah satu kemajuan dari ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi tersebut. Internet sudah menjadi suatu kebutuhan bagi hampir semua orang, dari yang masih kecil sampai orang tua, dari yang tua sampai yang muda semuanya menggunakan internet. Sekarang internet tidak hanya dapat diakses melalui komputer, handphone pun sekarang dapat mengakses internet.
Perkembangan internet di Indonesia juga semakin meningkat. Seiring dengan perkembangannya, maka banyak pula orang yang memanfaatkannya sebagai peluang bisnis. Warnet pun mejadi pilihan yang paling diminati. Namun untuk menjalankan bisnis ini memerlukan modal yang tidak sedikit, selain perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) pun sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis ini. Dalam sebuah warnet pun memiliki kendala dalam penjualan jasanya. Awalnya warnet hanya memiliki sistem pembayaran yang manual. Pegawai warnet hanya mencatat jam berapa user mengunakan computer dan jama berapa user selesai menggunakan computer. Lalu menjumlahkan lama waktu atau durasi dengan mengalikan tarif awal dengan durasi. Namun banyak sekali kesalahan yang terjadi pada perhitungnnya. Karena itu warnet memerlukan sebuah aplikasi pembayaran yang cepat dan akurat.
Aplikasi tersebut biasa disebut billing. Billing ini digunakan untuk mengetahui berapa lama waktu yang telah dipakai oleh klien, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan baik dari pihak klien maupun pihak warnet.
1.2 Batasan masalah
Permasalahan dibatasi tidak membuat print out dari bukti transaksi, atau struk pembayaran dari server. Aplikasi ini hanya menampilkan total biaya dan durasi penggunaan dalam billing.
1.3 Tujuan Penulisan
Membuat aplikasi billing dengan menampilkan form yang terdiri dari durasi yang telah dipakai dan biaya yang harus dikeluarkan oleh klien. Dan juga memudahkan pemilik untuk mengontrol kegiatan pada warnet atau rental komputer khususnya dalam penghitungan biaya.
1.1 Latar belakang
Teknologi informasi sampai dengan saat ini telah berkembang sangat pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi, khususnya dalam perkembangan dunia komputer. Karena hal itu banyak sekali kemudahan-kemudahan yang tercipta dari peningkatan layanan teknologi.
Dulunya komputer hanya sebagai alat hitung saja, tetapi karena perkembangannya yang sangat pesat komputer menjadi alat yang multiguna. Komputer banyak dipakai sebagai alat belajar, bisnis, hiburan, dan masih banyak lagi fungsinya. Perkembangan komputer juga mempengaruhi berkembangnya dunia internet. Internet menjadi pasangan yang yang tak bisa dipisahkan oleh komputer.
Layanan internet adalah salah satu kemajuan dari ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi tersebut. Internet sudah menjadi suatu kebutuhan bagi hampir semua orang, dari yang masih kecil sampai orang tua, dari yang tua sampai yang muda semuanya menggunakan internet. Sekarang internet tidak hanya dapat diakses melalui komputer, handphone pun sekarang dapat mengakses internet.
Perkembangan internet di Indonesia juga semakin meningkat. Seiring dengan perkembangannya, maka banyak pula orang yang memanfaatkannya sebagai peluang bisnis. Warnet pun mejadi pilihan yang paling diminati. Namun untuk menjalankan bisnis ini memerlukan modal yang tidak sedikit, selain perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) pun sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis ini. Dalam sebuah warnet pun memiliki kendala dalam penjualan jasanya. Awalnya warnet hanya memiliki sistem pembayaran yang manual. Pegawai warnet hanya mencatat jam berapa user mengunakan computer dan jama berapa user selesai menggunakan computer. Lalu menjumlahkan lama waktu atau durasi dengan mengalikan tarif awal dengan durasi. Namun banyak sekali kesalahan yang terjadi pada perhitungnnya. Karena itu warnet memerlukan sebuah aplikasi pembayaran yang cepat dan akurat.
Aplikasi tersebut biasa disebut billing. Billing ini digunakan untuk mengetahui berapa lama waktu yang telah dipakai oleh klien, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan baik dari pihak klien maupun pihak warnet.
1.2 Batasan masalah
Permasalahan dibatasi tidak membuat print out dari bukti transaksi, atau struk pembayaran dari server. Aplikasi ini hanya menampilkan total biaya dan durasi penggunaan dalam billing.
1.3 Tujuan Penulisan
Membuat aplikasi billing dengan menampilkan form yang terdiri dari durasi yang telah dipakai dan biaya yang harus dikeluarkan oleh klien. Dan juga memudahkan pemilik untuk mengontrol kegiatan pada warnet atau rental komputer khususnya dalam penghitungan biaya.
Langganan:
Postingan (Atom)